PT SLJ Global Tbk (SULI) yg beroperasi di bagian perkayuan mesti terima realita kalau perform usaha diawalnya tahun ini condong melemah. Menurut manajemen permintaan melemah serta harga jual belum tumbuh subtansial.
Menengok laporan akunting perseroan, penerimaan bersih di kuartal-I 2019 tersebut sejumlah US$ 19, 5 juta atau turun 8, 7% ketimbang periode yg sama tahun awal mulanya US$ 21, 38 juta. Walaupun sebenarnya, volume penjualan export di tiga bulan pertama tahun ini alami kenaikan 2, 6% year on year (yoy) , dari 27. 027 mtr. kubik di triwulan pertama tahun yang kemarin berubah menjadi 27. 739 mtr. kubik di kuartal-I 2019.
Laba SLJ Global (SULI) melompat 142% berubah menjadi lebih kurang Rp 46 miliar tahun 2018
Wakil Presiden Direktur SLJ Global David mengemukakan usaha mereka memang melemah di kuartal pertama itu. " Bila menyaksikan pencapaian tahun 2018 tempo hari, kuartal satu serta dua naik tinggi sekali, tetapi masuk kuartal tiga mulai drop serta ikut hingga kuartal pertama tahun ini, " terangnya kala paparan publik perseroan terjadi, Senin (17/6) .
Melemahnya permohonan di pasar saat-saat ini, kata David ikut pengaruhi usaha kayu perseroan. Belum pula harga kayu lapis, yg di pertengahan 2018 masih di kira-kira level US$ 800 per mtr. kubik sekarang udah jatuh ke level US$ 500 per mtr. kubik.
Artikel Lainnya : harga kayu kelas 1
Manajemen takut berekspektasi tinggi di kuartal-II tahun ini, menyaksikan kemajuan pasar global belumlah juga beri dukungan. Turunnya penerimaan di triwulan pertama tahun ini sayangnya disertai kenaikan beban inti penjualan sebesar 3, 5% yoy berubah menjadi US$ 17, 91 juta.
Sampai perusahaan menuliskan penurunan laba kotor 77% dari US$ 7, 15 juta di kuartal-I 2018 berubah menjadi US$ 1, 58 juta di kuartal-I 2019. Seusai dikurangi beban penjualan serta yang lain, perseroan mendapat bottomline yg negatif alias rugi bersih US$ 2, 34 juta pada tiga bulan pertama tahun ini.
Walaupun sebenarnya di triwulan pertama tahun yang kemarin SULI bisa membuat laba bersih US$ 2, 02 juta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar